Buka-bukaan Kasus David yang Dianiaya Dandy, Mulai Dari Harga Rubicon Hingga Gaji Eks Pejabat Eselon III Pajak


Bondowosonetwork.com – Kasus David yang dianiaya oleh Mario Dandy Satriyo di Kawasan Pesanggrahan, Jaksel, Senin (20/02), masih berlangsung dan kian berbuntut panjang.

Jika dilihat dari awalnya, kasus David ini “hanya” kasus penganiayaan biasa yang jika dilihat kejadiaannya tetap merupakan hal meresahkan masyarakat.

Namun, pada akhirnya, kasus David ini membuka mata orang mengenai adanya kejanggalan terhadap status finansial dari ayahnya.

Mario Dandy merupakan anak dari Eks pejabat eselon III Kabag Umum Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan II, Rafael Alun Trisambodo.

Sementara David anak dari Jonathan Latumahina, Pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor, salah satu Badan Otonom dari organisasi keagamaan terbesar, Nahdlatul Ulama (NU).

Baca Juga: TAJIR Mana Ganjar Pranowo atau Khofifah? Ini Rincian Kekayaan Gubernur Jawa Tengah dan Jawa Timur

Dan Kepolisian menyatakan Dandy sebagai pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Metro Jakarta Selatan.

Kemudian terjadi sorotan terhadap gaya hidup pelaku dan keluarga. Pasalnya, Mario terbukti membawa mobil Jeep Wrangler Rubicon sebelum menganiaya David.

Mobil Rubicon tersebut telah dibawa ke Polsek Pesanggrahan sebagai barang bukti.

Dandy memang sering memamerkan mobil Rubicon itu di akun Instagram pribadinya, bersama kendaraan mewah lain seperti motor gede (moge) Harley Davidson.

Dan dari pengecekan pajak kendaraan, Rubicon yang dipakai Mario merupakan produksi 2013.

Mobil tersebut mengundang pertanyaan warganet atas penghasilan dan integritas orang tua Mario sebagai pejabat pajak. Lantas, berapa harga mobil Jeep Wrangler Rubicon?

Baca Juga: Tidak Hanya Untuk Kegiatan Shalat Saja, Inilah Beberapa Fungsi Masjid Jawa bagi Etnis Jawa di Negara Thailand

Jika melihat dari data yang didapatkan Bondowoso Network dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pejabat pajak mendapat gaji pokok di kisaran Rp1,56 juta sampai Rp5,9 juta per bulan.

Hal tersebut sesuai golongan jabatan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019.



Source link

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *