Akibat Keracunan Minuman Beralkohol yang Terkontaminasi, 18 Warga Rusia Tewas

Warga Rusia meninggal dunia setelah keracunan minuman beralkohol yang terbuat dari sari apel pada Senin (5/6/2023) sejumlah 18 orang.

Polisi Rusia mengamankan Anar Huseinov, pemilik perusahaan minuman beralkohol“Mister Cider” itu.

Selain itu, terdapat 17 orang lainnya yang dirawat di rumah sakit karena mengalami kondisi yang serius.

Pihak berwenang khawatir jumlah kematian yang akan mungkin bertambah.

Pejabat setempat mengungkapkan, keracunan massal itu terjadi karena adanya kandungan metanol, sejenis alkohol yang beracun untuk manusia di dalam minuman tersebut.

“Gejala-gejalanya telah terdaftar sebagai kelemahan, sakit kepala, muntah, sesak napas, penglihatan kabur, tekanan darah rendah dan pingsan,” kata wakil kepala Udmurtia, Elvira Pinchuk, dikutip dari Yahoo News.

Ia mendesak semua warga terdampak untuk memeriksakan diri ke dokter sesegera mungkin.

Pada Senin (5/6/2023) malam, tercatat 16 kematian di wilayah Ulyanovsk dan 2 kematian di wilayah Samara.

 

Sementara itu, dua orang dirawat di rumah sakit di Udmurtia, di mana beberapa sari apel telah dikirim.

Pengawas konsumen Rusia, Rospotrebnadzor, mengatakan kasus pertama keracunan terdeteksi selama akhir pekan di Kota Dimitrovgrad di Wilayah Ulyanovsk pada Minggu (4/6/2023), dikutip dari RT.

Gubernur Alexey Russkikh awalnya melaporkan 22 orang terluka, delapan di antaranya meninggal dunia.

Bahkan seorang gadis yang menjadi korban jiwa masih di bawah umur.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *